
Sebuah asa diapungkan oleh Giuliano Simeone. Penyerang Timnas Argentina itu menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekannya siap memberikan segalanya agar Lionel Messi mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Seperti yang sudah diketahui, Timnas Argentina dipastikan lolos ke final Piala Dunia 2026. La Albiceleste mengalahkan Timnas Inggris di semifinal dengan skor 2-1 dan memastikan diri lolos ke final.
Lionel Messi memainkan peran yang besar di kemenangan itu. Ia berhasil membuat dua assist di laga semifinal itu sehingga Argentina berhasil comeback atas The Three Lions saat mereka tertinggal 0-1.
Simeone mengaku sangat terkesan dengan sosok Messi. Ia menyebut sang pemain sudah jadi pembeda bagi Timnas Argentina dan mereka ingin membalas budi dengan cara memenangkan Piala Dunia 2026 ini.
Dalam wawancaranya baru-baru ini, Simeone tidak sungkan mengungkapkan kekagumannya terhadap Messi yang masih punya hasrat membara bersama Timnas Argentina.
Giuliano menilai Messi sebenarnya sudah meraih hampir semua pencapaian yang diimpikan seorang pesepak bola. Namun, legenda Argentina itu tetap menunjukkan hasrat besar untuk bersaing di level tertinggi.
“Kami tahu Messi sudah berusia 39 tahun. Dia sudah memiliki semua yang bisa diimpikan oleh seorang pesepak bola, tetapi dia masih terus berjuang layaknya pemain terbaik di dunia,” ujar Giuliano.
Putra pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, itu mengatakan dedikasi Messi menjadi sumber motivasi bagi seluruh pemain Argentina.
Karena itu, Giuliano menegaskan skuad La Albiceleste siap memberikan segalanya demi membantu sang kapten mewujudkan ambisinya membawa Argentina melangkah ke final.
“Bagi kami, hanya ada satu hal yang harus dilakukan, yaitu memberikan segalanya yang kami miliki, berlari untuk Messi dan untuk Argentina,” tegasnya.
Timnas Argentina sendiri ditunggu sebuah partai yang sulit di final Piala Dunia 2026 nanti.
Mereka akan berhadapan dengan Timnas Spanyol, di mana pasukan Luis De La Fuente itu juga bernafsu besar untuk memenangkan trofi Piala Dunia kedua mereka sepanjang sejarah.
Sumber: Fabrizio Romano


Tinggalkan Balasan